"Waktu disodori naskah sempat bingung juga, nantinya jadinya kayak apa ya. Fachri malah bilang, 'Gile papa gue jadi gay'. Tapi Helfi meyakinkan kalau ini gaynya tidak melambai. Fachri juga bilang tidak apa-apa. Akhirnya oke," tuturnya saat disambangi di lokasi syuting di kawasan Pondok Indah, Jumat (2/4).
Dalam film D LOVE, Iyek memerankan tokoh gay bernama Bhaskara yang mempunyai satu anak perempuan hasil adopsi. Bhaskara ini sangat bertanggung jawab dengan anak adopsinya. Bhaskara juga bukan gay yang melambai-lambai. Dia cukup intelektual.
"Bagi saya peran ini tidak berat, karena saya tidak memainkan tokoh gay yang melambai-lambai, tetap laki-laki. Peran ini sangat menantang karena karakternya yang sangat beda," ujarnya.
Iyek juga yakin perannya D LOVE tak akan banyak pengaruhnya pada fansnya. Pro dan kontra baginya sesuatu yang wajar. "Ini kan hanya seni peran saja. Ini film juga bercerita tentang realita yang ada yang sudah ada sejak zaman jahiliyah. Lagian siap yang mau dilahirkan jadi gay. Kita coba menghargai perbedaan saja," pungkasnya. (kpl/wwn/boo)
No comments:
Post a Comment